Bahan Tambahan Makanan (Pengawet)


    Bahan pengawet makanan adalah bahan yang ditambahkan pada makanan untuk mencegah atau menghambat menjadi rusak atau busuknya makanan.
    Tujuan dari pada penggunaan bahan pengawet makanan adalah untuk memelihara kesegaran dan mencegah kerusakan makanan atau bahan makanan. Beberapa pengawet yang termasuk antioksidan berfungsi mencegah makanan menjadi tengik yang disebabkan oleh perubahan kimiawi dalam makanan tersebut.
     Pengawet yang diizinkan (Permenkes No.722/1988) adalah : Asam Benzoat, Asam Propionat. Asam Sorbat, Belerang Dioksida, Etil p-Hidroksi Benzoat, Kalium Benzoat, Kalium Bisulfit, Kalium Meta Bisulfit, Kalkum Nitrat, Kalium Nitril, Kalium Propionat, Kalium Sorbat, Kalium Sulfit, Kalsium Benzoit, Kalsium Propionat, Kalsium Sorbat, Natrium Benzoat, Metil-p-hidroksi Benzoit, Natrium Bisulfit, Natrium Metabisulfit, Natrium Nitrat, Natrium Nitrit, Natrium Propionat, Natrium Sulfit, Nisin dan Propil-p-hidroksi-benzoit.

Prinsip pengawetan pangan ada tiga, yaitu
  • Mencegah atau memperlambat laju proses dekomposisi (autolisis) bahan pangan
  • Mencegah kerusakan yang disebabkan oleh faktor lingkungan termasuk serangan hama
  • Mencegah atau memperlambat kerusakan mikrobial. Bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet juga diharapkan dapat mengganggu kondisi optimal pertumbuhan mikroba. Ditinjau secara kimiawi, pertumbuhan mikroba yang paling rawan adalah keseimbangan elektrolit pada sistem metabolismenya.Karena itu bahan kimia yang digunakan untuk antimikroba yang efektif biasanya digunakan asam-asam organik. Cara yang dapat ditempuh untuk mencegah atau memperlambat kerusakan mikrobial adalah
  1. mencegah masuknya mikroorganisme (bekerja dengan aseptis)
  2. mengeluarkan mikroorganisme, misalnya dengan proses filtrasi
  3. menghambat pertumbuhan dan aktivitas mikroorganisme, misalnya dengan penggunaan suhu rendah, pengeringan, penggunaan kondisi anaerobik atau penggunaan pengawet kimia
  4. membunuh mikroorganisme, misalnya dengan sterilisasi atau radiasi.  
    
    Kromatografi lapis tipis merupakan salah satu analisis kualitatif dari suatu sampel yang ingin dideteksi dengan memisahkan komponen-komponen sampel berdasarkan perbedaan kepolaran.
      Prinsip kerjanya memisahkan sampel berdasarkan perbedaan kepolaran antara sampel dengan pelarut yang digunakan.Teknik ini biasanya menggunakan fase diam dari bentuk plat silika dan fase geraknya disesuaikan dengan jenis sampel yang ingin dipisahkan.Larutan atau campuran larutan yang digunakan dinamakan eluen.Semakin dekat kepolaran antara sampel dengan eluen maka sampel akan semakin terbawa oleh fase gerak tersebut.
    Proses berikutnya dari kromatografi lapis tipis adalah tahap visualisasi.Tahapan ini sangat penting karena diperlukan suatu keterampilan dalam memilih metode yang tepat karena harus disesuaikan dengan jenis sampel yang sedang di uji. Salah satu yang dipakai adalah penyemprotan dengan larutan ninhidrin. Ninhidrin (2,2-Dihydroxyindane-1,3-dione) adalah suatu larutan yang akan digunakan untuk mendeteksi adanya gugus amina. Apabila pada sampel terdapat gugus amina maka ninhidrin akan bereaksi menjadi berwarna ungu. Biasanya padatan ninhidirn ini dilarutkan dalam larutan butanol.
     Jarak antara jalannya pelarut bersifat relatif. Oleh karena itu, diperlukan suatu perhitungan tertentu untuk memastikan spot yang terbentuk memiliki jarak yang sama walaupun ukuran jarak plat nya berbeda. Nilai perhitungan tersebut adalah nilai Rf, nilai ini digunakan sebagai nilai perbandingan relatif antar sampel. Nilai Rf juga menyatakan derajat retensi suatu komponen dalam fase diam sehingga nilai Rf sering juga disebut faktor retensi. Nilai Rf dapat dihitung dengan rumus berikut:
 Rf = Jarak yang ditempuh substansi/Jarak yang ditempuh oleh pelarut
Semakin besar nilai Rf dari sampel maka semakin besar pula jarak bergeraknya senyawa tersebut pada plat kromatografi lapis tipis. Saat membandingkan dua sampel yang berbeda di bawah kondisi kromatografi yang sama, nilai Rf akan besar bila senyawa tersebut kurang polar dan berinteraksi dengan adsorbent polar dari plat kromatografi lapis tipis.
Nilai Rf dapat dijadikan bukti dalam mengidentifikasikan senyawa. Bila identifikasi nilai Rf memiliki nilai yang sama maka senyawa tersebut dapat dikatakan memiliki karakteristik yang sama atau mirip. Sedangkan, bila nilai Rfnya berbeda, senyawa tersebut dapat dikatakan merupakan senyawa yang berbeda.

Sumber Pustaka: 

Pemeriksaan Protein

      Metode Kjeldahl merupakan metode yang sederhana untuk penetapan nitrogen total pada asam amino, protein dan senyawa yang mengandung nitrogen. Sampel didestruksi dengan asam sulfat dan dikatalisis dengan katalisator yang sesuai sehingga akan menghasilkan amonium sulfat. Setelah pembebasan dengan alkali kuat, amonia yang terbentuk disuling uap secara kuantitatif ke dalam larutan penyerap dan ditetapkan secara titrasi. Metode ini telah banyak mengalami modifikasi. Metode ini cocok digunakan secara semimikro, sebab hanya memerlukan jumlah sampel dan pereaksi yang sedikit dan waktu analisa yang pendek. 
         Cara Kjeldahl digunakan untuk menganalisis kadar protein kasar dalam bahan makanan secara tidak langsung, karena yang dianalisis dengan cara ini adalah kadar nitrogennya. Dengan mengalikan hasil analisis tersebut dengan angka konversi 6,25, diperoleh nilai protein dalam bahan makanan itu. Untuk beras, kedelai, dan gandum angka konversi berturut-turut sebagai berikut: 5,95, 5,71, dan 5,83. Angka 6,25 berasal dari angka konversi serum albumin yang biasanya mengandung 16% nitrogen. Prinsip cara analisis Kjeldahl adalah sebagai berikut: mula-mula bahan didestruksi dengan asam sulfat pekat menggunakan katalis selenium oksiklorida atau butiran Zn. Amonia yang terjadi ditampung dan dititrasi dengan bantuan indikator.
        Cara Kjeldahl pada umumnya dapat dibedakan atas dua cara, yaitu cara makro dan semimakro. Cara makro Kjeldahl digunakan untuk contoh yang sukar dihomogenisasi dan besar contoh 1-3 g, sedang semimikro Kjeldahl dirancang untuk contoh ukuran kecil yaitu kurang dari 300 mg dari bahan yang homogen. Cara analisis tersebut akan berhasil baik dengan asumsi nitrogen dalam bentuk ikatan N-N dan N-O dalam sampel tidak terdapat dalam jumlah yang besar. Kekurangan cara analisis ini ialah bahwa purina, pirimidina, vitamin-vitamin, asam amino besar, kreatina, dan kreatinina ikut teranalisis dan terukur sebagai nitrogen protein. Walaupun demikian, cara ini kini masih digunakan dan dianggap cukup teliti untuk pengukuran kadar protein dalam bahan makanan.
       Analisa protein cara Kjeldahl pada dasarnya dapat dibagi menjadi tiga tahapan yaitu proses destruksi, proses destilasi dan tahap titrasi.
1. Tahap destruksi
     Pada tahapan ini sampel dipanaskan dalam asam sulfat pekat sehingga terjadi destruksi menjadi unsur-unsurnya. Elemen karbon, hidrogen teroksidasi menjadi CO, CO2 dan H2O. Sedangkan nitrogennya (N) akan berubah menjadi (NH4)2SO4. Untuk mempercepat proses destruksi sering ditambahkan katalisator berupa campuran Na2SO4 dan HgO (20:1). Gunning menganjurkan menggunakan K2SO4 atau CuSO4. Dengan penambahan katalisator tersebut titk didih asam sulfat akan dipertinggi sehingga destruksi berjalan lebih cepat. Selain katalisator yang telah disebutkan tadi, kadang-kadang juga diberikan Selenium. Selenium dapat mempercepat proses oksidasi karena zat tersebut selain menaikkan titik didih juga mudah mengadakan perubahan dari valensi tinggi ke valensi rendah atau sebaliknya. 
2. Tahap destilasi
     Pada tahap destilasi, ammonium sulfat dipecah menjadi ammonia (NH3) dengan penambahan NaOH sampai alkalis dan dipanaskan. Agar supaya selama destilasi tidak terjadi superheating ataupun pemercikan cairan atau timbulnya gelembung gas yang besar maka dapat ditambahkan logam zink (Zn). Ammonia yang dibebaskan selanjutnya akan ditangkap oleh asam khlorida atau asam borat 4 % dalam jumlah yang berlebihan. Agar supaya kontak antara asam dan ammonia lebih baik maka diusahakan ujung tabung destilasi tercelup sedalam mungkin dalam asam. Untuk mengetahui asam dalam keadaan berlebihan maka diberi indikator misalnya BCG + MR atau PP. 
3. Tahap titrasi 
     Apabila penampung destilat digunakan asam khlorida maka sisa asam khorida yang bereaksi dengan ammonia dititrasi dengan NaOH standar (0,1 N). Akhir titrasi ditandai dengan tepat perubahan warna larutan menjadi merah muda dan tidak hilang selama 30 detik bila menggunakan indikator PP. %N = × N. NaOH × 14,008 × 100% Apabila penampung destilasi digunakan asam borat maka banyaknya asam borat yang bereaksi dengan ammonia dapat diketahui dengan titrasi menggunakan asam khlorida 0,1 N dengan indikator (BCG + MR). Akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna larutan dari biru menjadi merah muda. %N = × N.HCl × 14,008 × 100 % Setelah diperoleh %N, selanjutnya dihitung kadar proteinnya dengan mengalikan suatu faktor. Besarnya faktor perkalian N menjadi protein ini tergantung pada persentase N yang menyusun protein dalam suatu bahan. 

Sumber Pustaka:
 http://ml.scribd.com/doc/54837598/UJI-PROTEIN-Metoda-Kjeldahl

LEMAK SOXHLET

lemak merupakan bagian dari lipid yang mengandung asam lemak jenuh bersifat padat. Lemak merupakan senyawa organik yang terdapat di alam serta tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik nonpolar, misalnya dietil eter (C2H5OC2H5), kloroform (CHCl3), benzena, hexana dan hidrokarbon lainnya. Lemak dapat larut dalam pelarut tersebut karena lemak mempunyai polaritas yang sama dengan pelarut. Dalam mengetahui kadar lemak yang terdapat di bahan pangan dapat dilakukan dengan mengekstraksi lemak. Namun mengekstrak lemak secara murni sangat sulit dilakukan, sebab pada waktu mengekstraksi lemak, akan terekstraksi pula zat-zat yang larut dalam lemak seperti sterol, phospholipid, asam lemak bebas, pigmen karotenoid, khlorofil, dan lain-lain. Pelarut yang digunakan harus bebas dari air (pelarut anhydrous) agar bahan-bahan yang larut dalam air tidak terekstrak dan terhitung sebagai lemak dan keaktivan pelarut tersebut menjadi berkurang. Fungsi dan manfaat lemak Sehubungan dengan fungsi lemak Sebagai bahan makanan lemak mempunyai peranan yang penting, karena mengemukakan bahwa:(1). Kandungan kalorinya sangat tinggi. Oleh karena itu sangat penting untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang mengerjakan tugas/pekerjaan fisik yang berat. Selain itu adanya lemak dalam bahan makanan dapat memberikan citarasa kelezatan yang lebih menarik.(2). Kandungan asam lemak sangat penting, yang disebut asam lemak esensial, karena dapat merupakan prekursor pembentukan hormon tertentu seperti prostaglandin. Selain itu juga sebagai penyusun membran yang sangat penting untuk berbagai tugas metabolisme.(3). Lemak juga dapat melarutkan berbagai vitamin, yaitu vitamin A, D, E dan K. Oleh karena itu mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung lemak akan menjamin penyediaan vitamin-vitamin tersebut untuk keperluan tubuh.(4). Lemak dalam tubuh mempunyai peranan yang penting, karena lemak cadangan yang ada yang ada dalam tubuh dapat melindungi berbagai organ yang penting, seperti ginjal, hati dan sebagainya, tidak saja sebagai isolator, tetapi juga kerusakan fisik yang mungkin terjadi padawaktu kecelakaan. Sifat-sifat dari lemak dapat diidentifikasi dengan beberapa metode Terdapat dua metode untuk mengekstraksi lemak yaitu metode ekstraksi kering dan metode ekstraksi basah. Metode kering pada ekstraksi lemak mempunyai prinsip bahwa mengeluarkan lemak dan zat yang terlarut dalam lemak tersebut dari sampel yang telah kering benar dengan menggunakan pelarut anhydrous. Keuntungan dari dari metode kering ini, praktikum menjadi amat sederhana, bersifat universal dan mempunyai ketepatan yang baik. Kelemahannya metode ini membutuhkan waktu yang cukup lama, pelarut yang digunakan mudah terbakar dan adanya zat lain yang ikut terekstrak sebagai lemak. Pada praktikum penetapan kadar lemak ini digunakan metode ekstraksi kering yaitu metode Soxhlet. Soxhlet merupakan suatu peralatan yang digunakan untuk mengekstrak suatu bahan dengan pelarutan yang berulang-ulang dengan pelarut yang sesuai. Sampel yang akan diekstraksi ditempatkan dalam suatu timbel yang permeabel terhadap pelarut dan diletakkan di atas tabung destilasi, dididihkan dan dikondensaasikan di atas sampel. Kondesat akan jatuh ke dalam timbel dan merendam sampel dan diakumulasi sekeliling timbel. Setelah sampai batas tertentu, pelarut akan kembali masuk ke dalam tabung destilasi secara otomastis. Proses ini berulang terus dengan sendirinya di dalam alat terutama dalam peralatan Soxhlet yang digunakan untuk ekstraksi lipida. Sampel yang bisa diperiksa meliputi pemeriksaan lemak,trigliserida,kolesterol. Dalam metode ini sampel dikeringkan, digiling menjadi partikel kecil dan ditempatkan dalam sebuah bidal selulosa berpori. Bidal ditempatkan dalam ruang ekstraksi yang digantung di atas sebuah labu kimia yang mengandung pelarut dan di bawah kondensor Labu dipanaskan dan pelarut menguap dan bergerak naik ke kondensor di mana ia diubah menjadi suatu cairan yang menetes ke ruang ekstraksi yang mengandung sampel. Ruang ekstraksi dirancang sehingga ketika pelarut sekitarnya sampel melebihi tingkat tertentu meluap dan menetes kembali ke dalam labu mendidih. Pada akhir proses ekstraksi, yang berlangsung beberapa jam, labu mengandung pelarut dan lemak akan dihapus. Dalam beberapa perangkat corong memungkinkan untuk memulihkan pelarut pada akhir ekstraksi setelah menutup kran antara corong dan ruang ekstraksi. Pelarut dalam labu kemudian diuapkan dan massa yang tersisa lipid diukur. Persentase lemak dalam sampel awal kemudian dapat dihitung. Meskipun kerugian dari prosedur (ekstraksi lipid kutub miskin, lama terlibat, volume besar pelarut, pelarut bahaya mendidih), beberapa metode yang melibatkan ekstraksi pelarut otomatis digambarkan. Berbagai instrumen ekstraksi otomatis atau semi-otomatis dapat ditemukan di pasar. Prinsip soxhlet ialah ekstraksi menggunakan pelarut yang selalu baru yang umumnya sehingga terjadi ekstraksi kontiyu dengan jumlah pelarut konstan dengan adanya pendingin balik. Metode soxhlet ini dipilih karena pelarut yang digunakan lebih sedikit (efesiensi bahan) dan larutan sari yang dialirkan melalui sifon tetap tinggal dalam labu, sehingga pelarut yang digunakan untuk mengekstrak sampel selalu baru dan meningkatkan laju ekstraksi. Waktu yang digunakan lebih cepat. Kerugian metode ini ialah pelarut yang digunakan harus mudah menguap dan hanya digunakan untuk ekstraksi senyawa yang tahan panas. Sumber pustaka http://www.scribd.com/doc/24905874/Pengertian-dan-fungsi-lemak http://viskhasafitri.blogspot.com/2012/05/soxhlet-alat-ekstraksi-lipid.html http://avliyaajan22.blogspot.com/2011/05/blog-post.html

Gula Reduksi

Gula adalah suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi dan merupakan oligosakarida, polimer dengan derajat polimerisasi 2-10 dan biasanya bersifat larut dalam air yang terdiri dari dua molekul yaitu glukosa dan fruktosa. Gula memberikan flavor dan warnamelalui reaksi browning secara non enzimatis pada berbagai jenis makanan. Gula paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. Gula digunakan untuk mengubah rasa menjadi manis dan keadaan makanan atau minuman. Dalam industri pangan, sukrosa diperoleh dari bit atau tebu.
Gula merupakan senyawa organik penting dalam bahan makanan karena gula dapat dicerna didalam tubuh sebagai sumber kalori. Selain itu, gula berfungsi sebagai bahan pengawet makanan.
Gula termasuk ke dalam karbohidrat, memiliki rasa manis, dan larut dalam air. Gula memiliki sifat-sifat daya larut yang tinggi, kemampuan mengurangi keseimbangan kelembaban relatif dan mengikat air yang menyebabkan gula banyak digunakan dalam pengawetan bahan pangan. Gula pasir (sukrosa) merupakan jenis gulayang paling banyak dipakai sebagai pemanis karena rasanya lebih dapat memberikan kenikmatan sehinggadianggap sebagai pemanis baku.
Gula, garam dan polihidrat lain bersifa thumektan. Humektan adalah senyawa kimia yang bersifat higroskopis dan mampu menurunkan aw dalam bahan pangan. Selain memiliki kemampuan mengikat air dan menurunkan aw, humektan juga berarti dapat bersifat anti mikroba, memperbaiki tekstur, cita rasa dan dapat meningkatkan nilai kalori.
Gula pereduksi yaitu monosakarida dan disakarida kecuali sukrosa dapat ditunjukkan dengan pereaksi Fehling atau Benedict menghasilkan endapan merah bata (Cu2O). selain pereaksiBenedict dan Fehling, gula pereduksi juga bereaksi positif dengan pereaksi Tollens. Penentuan gula pereduksi selama ini dilakukan dengan metode pengukuran konvensional seperti metode osmometri, polarimetri, dan refraktrometri maupun berdasarkan reaksi gugus fungsional dari senyawa sakarida tersebut (seperti metode Luff-Schoorl, Seliwanoff, Nelson-Somogyi dan lain-lain). Hasil analisisnya adalah kadar gula pereduksi total dan tidak dapat menentukan gula pereduksi secara individual. Untuk menganalisis kadar masing-masing dari gula pereduksi penyusun madu dapat dilakukandengan menggunakan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCTK). Metode inimempunyai beberapa keuntungan antara lain dapat digunakan pada senyawa dengan bobotmolekul besar dan dapat dipakai untuk senyawa yang tidak tahan panas.
Gula pereduksi merupakan golongan gula (karbohidrat) yang dapat mereduksi senyawa-senyawa penerima elektron, contohnya adalah glukosa dan fruktosa.
Ujung dari suatu gula pereduksi adalah ujung yang mengandung gugus aldehida atau keto bebas. Semua monosakarida (glukosa, fruktosa, galaktosa) dan disakarida (laktosa,maltosa), kecuali sukrosadan pati (polisakarida), termasuk sebagai gula pereduksi. Umumnya gula pereduksi yang dihasilkan berhubungan erat dengan aktifitas enzim, dimana semakin tinggi aktifitas enzimmaka semakin tinggi pula gula pereduksi yang dihasilkan. Jumlah gula pereduksi yangdihasilkan selama reaksi diukur dengan menggunakan pereaksi asam dinitrosalisilat/
dinitrosalycilic acid (DNS) pada panjang gelombang 540 nm. Semakin tinggi nilai absorbansi yang dihasilkan, semakin banyak pula gula pereduksi yang terkandung.


Sumber pustaka:
http://www.scribd.com/doc/44139703/Metode-Pengukuran-Gula-Pereduksi
http://id.wikipedia.org/wiki/Gula_pereduksi
http://naturaterapi.com/gula-inversi/


cara membuat blog

Panduan Gratis Cara Membuat Blog | Website | Situs Langkah 1
Domain Comments Off
Langsung saja…..!!!!! Tutorial Di bawah ini bisa saja di pakai untuk belajar cara membuat blog / website / situs

Pastikan Anda sudah mempunyai E-mail Bisa email dari yahoo, ymail, rocketmail, in.com, hotmail, gmail dll.. Hanya 3 langkah untuk CARA MEMBUAT BLOG/WEB/SITUS Full GRATIS….

Pendaftaran Domain
Pendaftaran Hosting
Install Script

Contoh :

Buatsitus.co.cc
Bob85.co.cc
Membuat-web.co.cc

Ingat tutorial ini FULL GRATIS tanpa di pungut biaya apapun…
1. Jika tertarik langsung saja daftar melalui link di bawah ini untuk daftar DOMAIN GRATIS :
Daftar Klik Segera Disini




2. Tuliskan Nama Domain yang anda sukai atau anda inginkan. misalnya : namaku, buatsitus dll. Masukan Tanpa www
Kemudian Klik Tombol : Check Availability

Setelah itu jika anda beruntung anda dapat memperoleh domain gratis seperti dibawah ini:

www.bob85.co.cc is available
One year domain registration for $0
lanjutkan ke klik : Continue to registration

Tetapi jika yang muncul adalah pemberitahuan seperti ini :



www.membuatsitus.co.cc is available
One year domain registration for $3
Berarti kamu harus membayar $3, kalau memang kamu butuh nama domain tersebut, boleh kamu membelinya, menggunakan paypal atau credit card. Tapi jika tidak, ulangi masukan nama domain kamu dengan nama yang lain,
Dengan Klik Getting A New Domain.

Tetapi jika muncul pemberitahuan seperti ini :



www.buatsitus.co.cc is already registered
hal ini menandakan bahwa domain tersebut sudah dimiliki orang lain, namun jangan khawatir silakan coba ulangi masukan nama domain kamu dengan nama domain yang lain. atau dengan memilih / Klik domain yang disediakan di bawahnya seperti ilustrasi dibawah dengan harga FREE..

Silakan coba berulang-ulang kali jika masih tetap belum menemukan domain kesukaan anda yang gratis. Sampai anda menemukan bahwa domain tersebut “ is available dan $0…” Untuk mempermudah anda mendapatkan domain gratis di co.cc kami menyediakan beberapa tips GRATIS, silakan baca tulisan di bawah ini.

Tips daftar domain di co.cc:

Coba hindari kata2 berbahasa inggris seperti : website, home, backlink, bookmark, tool… (biasanya meskipun bisa, tapi pasti harus bayar $3)
Coba gunakan kata2 berbahasa indonesia : bikinwebgratis, anakbelajar, mencariilmu, belajarbuatblog… atau menggunakan strip (-) contoh : buat-web-gratis, belajar-blog-gratis, nama-sendiri, jualan-pulsa, download-mp3, komik-naruto, dll ( menurut saya jika kamu tetap tidak dapat domain yang kamu inginkan, coba gunakan nama domain asal-asalan misal : gajahfluburung, inginkayamendadak, siapakamu, googleku, juga bisa menggunakan kata2 kombinasi huruf dan angka : sepatu26, membuatsitus88, jokotingkir21, yuseprukmana25 dll, yang penting pada tahap ini kamu bisa dan tahu dulu cara mendapatkan domain dan hosting )

3. Kalau sudah dapat is available dan $0… Klik Continue to Registration :



4. Silahkan klik : Create An Acount Now

5. Lengkapi Data-data anda sesuai dengan indentitas, Harus di isi dengan benar ya :) .

Nama lengkap
Alamat Email
Tanggal Lahir
Password

(Data-data diatas Harus Dicatat di Notepad atau Ms Word Karena nanti akan sangat diperlukan) Username Password Langkah 1
Account Information
(kalau yang di bawah ini boleh asal tapi harus di isi)

Alamat rumah
Kota
Negara
No Tlp
Dll

6. Klik centang dan tombol CREATE AN ACCOUNT NOW


7. Masukan username dan password yg kamu buat kemudian masukan gambar tulisan seperti diatas..
SIGN IN >> ikuti sampai SETUP..


8. Setup lagi kemudian pilih nomor 1 (nameserver)
9. Masukan nameservernya dari Hostingforfree (karena nanti kita akan daftar hosting disini)

ns1.hostingforfree.us
ns2.hostingforfree.us

10. Kemudian klik SETUP, hati2 jangan salah masukan Nameserver ini karena salah satu huruf saja akan berakibat tidak akan ONLINE website kamu.
Kalo berhasil silahkan lanjutkan ke pendaftaran hosting, tp jika belum berhasil coba ulangi lagi tahapannya karena sebagian besar ternyata berhasil,, kira2 sekitar 1800 orang/bulan yg berhasil membuat DOMAIN dengan tutorial yg saya berikan ini.. SEMANGAT

Langkah ke 2 adalah Daftar Hosting Gratis

written by \\ tags: Blog, Buat Situs, Cara Bikin Blog, Cara Buat Blog, Cara Membuat Blog, Membuat Blog, Membuat Web, Website
Previous Entries
Theme by mangoorange.com supported by Kaos Sablon

cara membuat efek salju pada blog

, ia Salju,, Tapi Bukan Salju yang adda di Kutub, ini Salju yang yang terdapat pada Background, seperti anda Liat sekarang ini di Blog q,
Dengan Tujuan Memperindah Blog , Supaya Blog kita tidak terlihat monoton.. hhee..
Saya ingin sekali berbagi ilmu engan sobat, walawpun sedikit ilmu yang aq bisa berikan Untuk kalian,
Yawdah Ya Sob, Langsung aja Kita sikat Caranya :
Kalau mau, ini source codenya. Tapi sebelumnya yang perlu diingat, "download template" sobat dulu biar kalo ada eror ngga buat frustasi.

Nah sekarang cari , trus paste/ganti dengan code ini:





Bagaimana ??
indah Bukan ?

Mudah - Mudahan Selain Salju bisa turun di Blog, Salju Es bisa Turun di indonesia ia, biar kaya Luar Negri..
hhee..
Tapi hanya Khayalan!!

BlackBerry PlayBook

 Performa profesional
BlackBerry PlayBook Tablet merupakan computer dengan kemampuan penuh dalam bentuk tablet
Prosesor 1GHz dual-core
RAM 1GB
MultiprosesSimetrik
 Web tanpa batas
BlackBerry PlayBook cocok untuk permainan, media, aplikasi, dan semua yang bias diakses lewat Internet
Mendukungsepenuhnya Adobe® Flash® 10.1
ternal untuk HTML 5
Tampilan teks, grafis, dan video tanpak ompromi
 Pengalaman BlackBerry yang disempurnakan
Sambungkan smartphone BlackBerry secaranir ka


bel untuk akses real time ke: Email, kalender, buku alamat, daftar tugas, dan BBM
 BlackBerry tablet OS
BlackBerry PlayBook Tablet menggunakan teknologi QNX
yang mudah digunakan dan canggih:
Teknologi yang digunakan World Wide Web
Multi proses untuk multi tugas yang sebenarnya
 Konverensi video
Layar HD jernih
Dua kamera video
 Media terbaik
Kameradepan 3 MP definisitinggi
Kamerabelakang 5 MP definisitinggi
Mendukung codec untukpemutarandanpembuatan
media sertapanggilan video yang sempurna
Video HD 1080p; H.264, MPEG4, WMV output video HDMI
Port Micro USB dan Micro HDMI
 Sangatpraktis
Layar LCD 7", resolusilayar 1024 x 600
400g (0,9lbs)
Layar sentuh kapasitif
 Ekosistem aplikasi yang banyak
Lingkungan pengembangan aplikasi cepat
BlackBerry Tablet OS yang handal, dengan teknologi QNX
Mendukung POSIX OS, SMP, Open GL, WebKit, Adobe Flash, Java®, dan Adobe Mobile AIR
 Cocok untuk bisnis
BlackBerry PlayBook terhubung dengan BlackBerry Enterprise Server
Dapat dipasangkan dengan sempurna untuk jalur aman ke smartphone BlackBerry® Anda
Akses 3G melalui program layanan smartphone BlackBerry yang ada
Akses data perusahaan
Aman dan mudah dikelola

Daftar Pustaka
http://id.blackberry.com/playbook-tablet/#updates